.sahabat

.sahabat

Senin, 31 Agustus 2009

Ke mana?

Mengejar senja dan hari Rabu yang aku rindukan.
Seperti kamu tahu, aku sangat terbuka untuk segala kemungkinan.
Termasuk kembali menerimamu dan persahabatan yang tertunda.
Aku tak mau lihat sekelilingmu.
Karena kamu tahu bagaimana aku.
Aku bukan dia atau mereka yang pernah sebut sampah.
Karena kamu tahu, kita adalah sampah.
Sampah-sampah yang menyampah setiap Rabu senja.
Kita harus bicara, kita harus selesaikan.
Aku sayang sama kamu.
Terlepas apa yang pernah terjadi antara kamu dan aku.
Semua tahu hanya khilaf, dan aku tak pernah mau lagi ingat itu.
Mungkin beda, tapi tak harus hilang.
Aku tunggu jawabanmu,
sama seperti seseorang yang sedang menanti jawaban dari pacarnya.
OK, ini berlebihan. Kamu boleh ketawa untuk itu.
Tapi aku tidak. Karena sungguh ini aku lakukan.
Demi semua yang pernah indah di antara kita.